-
Hari ini aku mengganti model tulisanku dengan jenis costantia. Bukan masalah besar sejujurnya, hanya ingin kembali melihat reaksi stalker setiaku, secret admirer-ku jika boleh kukatakan dengan percaya diri. Sedikit aku masih sulit untuk menganggapnya sebagai pencapaian karena berhasil dikagumi. Namun, aku tetap saja bukan Freddie Mercury yang bisa merasakan kekaguman banyak orang di luar dirinya.… Read more
-
“Salah satu hal yang menyakitkan adalah kehilangan diri Anda sendiri di dalam suatu proses mencintai orang lain dengan teramat sangat, hingga Anda melupakan bahwa Anda juga seseorang yang istimewa” –Ernest Hemingway. Aku sedang menuliskan kalimat yang sepadan dengan pernyataan di atas : Bukankah kalimat itu sangat indah dan ironi? Setidaknya untuk diingat menjelang tidur,… Read more
-
Picture created by Devanti Apa pesanmu yang ingin Ku dengar? Apa itu kalimat yang selalu Kau pakai untuk merendahkanku? Selalu memberikanku kekuatan, bahkan jika kalimat itu sedang bekerja dengan menampar pipi kanan dan kiriku. Kau cukup santai, karena ini hanya lebam. Biasanya justru akan berwarna merah, seperti baju yang saat ini kukenakan. Rambutku masih berwarna… Read more
-
Saya mengerti bahwa menjadi yang terbaik, tidak perlu dengan mereplika pencapaian orang lain yang nyaris sempurna. Tidak perlu menjadi semua wanita yang hidup di setiap era di mana kecantikan itu dinilai dari “sudut pandang umum”. Artinya kita tidak perlu menjadi seperti Lillian Rusell, Margaret Gorman, Daisy Fellowes, wanita-wanita dengan bahu bidang ala militer, Elizabeth Taylor,… Read more
-
Malam yang biasa saja. Segelas air lemon di malam hari untuk mengelabuhi segala macam bentuk perasaan yang sedang berlalu-lalang. Memaksakan saja bahwa ini adalah wajar. Sembari menghabiskan air lemon, adalah saat terbaik untuk menciptakan basa-basi tentang bus kota yang terus mengangkut dan menurunkan penumpang dengan sudut pandang pengemudinya dengan alur yang sudah dapat ditebak. Semua… Read more
-
I don’t want to get left behind. Kita tengah sama-sama menyaksikan bahwa dunia adalah pertunjukan seni drama. Namun tidak dapat melihat aksi yang dilakukan oleh bayangan diri sendiri di atas panggung sandiwara. Seorang tokoh yang banyak menelan pil pahit, hingga berharap pil itu menjadi manis. It was like braking up the wrong tree even I… Read more
-
I want to try to stop worrying about things. I want become a person who just little bit calm down to face for fidgetiness. I want to make a wish as easily to make a hope. Do you know the different? There is no different. But yeah, it should be different. Today is gloomy like… Read more
-
Pendidikan menjadi begitu sangat penting dalam kehidupan saat ini. Dalam segala aspek khusunya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam dunia kerja, dunia instansial, dunia developing, sangat kodipenden terhadap pencapaian kualitas individu untuk dapat bernaung pada interior penggembangan diri terbaik melalui pendidikan. Seakan pendidikan mengakuisisi pada bidang-bidang yang dikehendaki manusia pada segala sektor… Read more
-
Banyak waktu saya terbuang yang saya yakin apa yang pernah saya katakan dulu adalah bualan. Kurang lebih selama dua bulan lamanya, saya menyekap logika pada saku yang tidak pernah saya beri kancing. Sehingga sudah barang pasti logika itu mati karena dibunuh secara sengaja. Persis selama itu juga, saya terlalu menikmati kebodohan dan juga kenaifan. Saya… Read more
-
Gajah yang besar dapat menindas semut yang kecil. Lalu apa hebatnya gajah yang besar itu ? Apakah pertanyaan itu seperti selayaknya menaruh sentimen terhadap gajah yang besar ? Kira-kira untuk menjawabnya, formulasi apakah yang paling sesuai? Marilah berpikir sebagai langkah panjang kebijaksanaan daripada hanya merenungkan hal-hal yang akan membawa kita pada tindakan meminggirkan logika. Ya,… Read more
